3 HARI PENCARIAN, TIM SAR BELUM BERHASIL TEMUKAN TIRMAN


WhatsApp Image 2018-08-16 at 19.24.25.jpeg PARIMO - Pencarian terhadap warga dusun Toriapes yang hilang saat ke kebun memasuki hari ke 3, Kamis (16/8/2018). Tim SAR gabungan dari Pos Pencarian dan Pertolongan Parimo, Bhabinkamtibmas, Kades Kasimbar, SAR Sahlan dan masyarakat setempat, telah melakukan penyisiran di sekitar lokasi diduga korban hilang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Basrano mengatakan bahwa area pencarian sudah dilakukan sesuai dengan rencana operasi SAR. “Pencarian diperluas dengan membagi 4 SRU, masing-masing SRU melakukan penyisiran sesuai lokasi yang sudah ditentukan,” ungkapnya. Operasi SAR dimulai sejak pukul 07.00 Wita dengan luas area pencarian tercatat 81 KM². "Hari ini kondisi cuaca di sekitar lokasi cukup cerah, semoga proses pencarian lancar dan korban bisa secepatnya ditemukan," imbuhnya.

Pencarian hari ketiga menggunakan teknik pencarian detection mode dan tracking mode di sekitaran lokasi kejadian dengan luas area 81 km² dengan membagi tim menjadi 4 SRU. SRU 1 terdiri dari 18 orang yang melakukan penyapuan di sebelah timur lokasi kejadian arah selatan ke utara. SRU ke 2 terdiri dari 19 orang melakukan penyapuan di antara SRU1 dan SRU 3 arah selatan ke utara. Sru 3 terdiri dari 19 orang melakukan penyapuan diantara SRU 2 dan SRU 4 arah selatan ke utara dan SRU 4 terdiri dari 19 orang melakukan penyapuan sebelah barat lokasi kejadian arah selatan ke utara.

Upaya pencarian hari ini yang berlangsung hingga pukul 18.00 Wita belum memberikan hasil. Rencananya penyisiran akan kembali dilakukan besok pagi.

Diberitakan sebelumnya Selasa (14/8/2018) pukul 15.40 wita Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu mendapat laporan 1 (satu) orang warga Dusun Toriape Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong yang bernama Tirman (L/50thn) berangkat ke kebun di dusun Toriapes, yg biasanya kmbali pada sore di hari yang sama namun sampai berita ini dilaporkan korban belum kembali, usaha pencarian telah dilakukan oleh keluarga korban dan aparat desa setempat namun hasil masih nihil. (Fat/ hmsplw)



Kategori Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : paluadmin
17 August 8:05 WIB