AIR SURUT, TIM RESCUE KEMBALI MELAKUKAN KESIAPSIAGAAN


Banggai-Jumat (19/7) pasca banjir yang merendam beberapa Desa di Kabupaten Banggai pada Kamis kemarin, Tim SAR Gabuangan kembali melakukan pemantauan, diwilayah yang terendam banjir, dan kondisi debit air sudah mulai surut.

"Hingga saat ini kondisi ketinggian air sudah relatif aman. Untuk itu tim rescue yang bertugas dilapangan akan ditarik dan akan kembali melakukan kesiapsiagaan dalam rangka menghadapi setiap ancaman baik itu kecelakaan, kecelakaan pelayaran maupun bencana alam”, terang Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Basrano. S.E., M.A.P.

“Selain itu juga, bencana banjir yang terjadi telah memakan satu korban jiwa terseret arus sungai Kayuku yang meluap. Adapun indentitas korban bernama Wagini (29) yang kesehariannya berprofesi sebagai petani dan merupakan warga Desa Bumiharjo, Kecamatan Moilong, Kab. Banggai. Diketahui kronologis korban pada Kamis (18/7) sekitar pukul 12.15 wita. Saat itu korban korban sedang bermain bersama rekan-rekannya di area banjir yakni di persawahan belakang Desa Bumiharjo sambil menunggu ayam yang hanyut terbawah arus, namun saat berenang korban tidak mampu menahan derasnya arus air sehingga korban hilang terbawa arus. Rekan-rekan korban bersama warga berusaha mencari korban dan pada sekitar pukul 13.15 wita korban akhirnya ditemukan pada lokasi yang tidak jauh dari tempat ia terseret dalam keadaan meninggal dunia”,sambungnya.



Kategori Berita Kansar , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : paluadmin
19 July 7:55 WIB