KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN PALU "PROFESIONAL, SINERGI, DAN MILITAN"


Tingkatkan Kesiapsiagaan SAR  melalui Rakorsarda


Palu-Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu (Basarnas Palu) menggelar rapat koordinasi SAR daerah (rakorsarda) pada Kamis (1/4) yang pelaksanaannya bertempat di Hotel Bestwestern, jalan Basuki Rahmat Kota Palu. Adapun tema kegiatan melalui rakorsarda tahun 2021 kita tingkatkan kesiapsiagaan SAR dalam menghadapi bencana di Sulawesi Tengah di masa pandemi covid 19. 

Rakorsarda yang berlangsung selama 1 hari resmi dibuka oleh Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si. dan turut dihadiri oleh stakehollder diantaranya Kapolda Sulteng, Komandan Korem 132 Tadulako, Komandan Pangkalan TNI Al, Dir Pol Airud, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Kalak Bpbd dll.

Dalam sambutannya Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si menyampaikan harapannya agar adanya sinergitas seluruh elemen dalam upaya pencarian dan pertolongan sesuai bidang kompetensi masing-masing.

Dihadapan para peserta Rakor Daerah Tahun 2021 Kantor Basarnas Palu, gubernur menyebutkan sesuai undang-undang nomor 29 tahun 2014 tentang pencarian dan pertolongan. Basarnas atau kantor pencarian dan pertolongan adalah institusi pemerintah yang diberi mandat untuk bertanggungjawab di bidang search and rescue atau pencarian dan pertolongan pada kecelakaan, bencana (pada fase tanggap darurat) dan kondisi membahayakan manusia.

Kecelakaan dimaksud kata Gubernur Sulteng mencakup kecelakaan bidang penerbangan, bidang pelayaran maupun moda transportasi darat yang memerlukan penanganan khusus. Terkait bencana katanya seperti diketahui bersama diantaranya gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir bandang, tanah longsor dan puting beliung.

Pada pelaksanaan tugas dan fungsinya Basarnas sebagai pilar utama didukung sumberdaya manusia yang profesional, prasarana yang memadai juga peran serta potensi SAR. Ia berharap melalui rakor SAR ini seluruh potensi SAR yang ada dapat terlibat langsung dalam pelaksanaan operasi SAR sesuai bidang kompetensi masing-masing. Sehingga operasi SAR dapat berhasil dengan cepat, handal dan aman, terangnya.

Sementara itu Kepala Basarnas Palu, Andrias Hendrik Johannes dalama keterangannya menyebutkan sesuai dengan program kerja Kantor Pencarian dan pertolongan Palu tahun 2021 maka pihaknya pada hari itu menyelenggarakan kegiatan rapat koordinasi SAR daerah.

Pelibatan berbagai stakeholder dalam kegiatan itu, katanya diharapkan terjadi sinergitas dan menguji rencana kentigensi dengan instansi lain terkait pelaksanaan bencana tanggap darurat di Sulteng. "Diharapkan kegiatan ini adanya sinergi seluruh stakeholder pada operasi SAR ketika terjadi bencana, melalui suatu rencana kontigensi yang apabila terjadi kecelakaan maka menjadi rencana operasi melalui suatu dokumen yang baik dan bisa dijalankan secara bersama-sama," ujar Andrias.

Kegiatan rakorsarda diikuti oleh 40 orang peserta. Giat dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan covid 19. Seluruh peserta dan panitia telah melakukan tes antigen sebelum memasuki ruangan.



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita .
Pengunggah : Daru Nugroho
1 April 14:00 WIB