<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
    <channel>
        <atom:link href="https://palu.basarnas.go.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
        <title><![CDATA[RSS Feed]]></title>
        <link><![CDATA[https://palu.basarnas.go.id/feed]]></link>
        <description><![CDATA[Basarnas RSS Feed.]]></description>
        <language>id-ID</language>
        <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 02:50:36 +0700</pubDate>

                    <item>
                <title><![CDATA[Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu Berikan Pelatihan Dasar Kerja di Ketinggian kepada Karyawan PT Korea Energy Indonesia]]></title>
                <link>https://palu.basarnas.go.id/berita/kantor-pencarian-dan-pertolongan-palu-berikan-pelatihan-dasar-kerja-di-ketinggian-kepada-karyawan-pt-korea-energy-indonesia</link>
                <description><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">DONGGALA-Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu memberikan Pelatihan Dasar Kerja di Ketinggian kepada 30 karyawan PT Korea Energy Indonesia, Kamis (30/7/2026), di area PLTU Palu-3, Desa Lero, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam bekerja secara aman di area ketinggian, sekaligus memperkenalkan prosedur keselamatan yang harus diterapkan untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Selama kegiatan, peserta menerima materi mengenai dasar-dasar keselamatan kerja di ketinggian, pengenalan alat pelindung diri (APD), penggunaan peralatan vertical rescue, teknik pengikatan simpul, pemeriksaan peralatan sebelum digunakan, serta praktik penggunaan sistem tali sesuai prosedur keselamatan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Kepala Seksi Sumber Daya Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Afrizal Soelaiman, menjelaskan bahwa pemahaman terhadap prosedur keselamatan merupakan hal yang sangat penting bagi setiap pekerja yang beraktivitas di area ketinggian.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em>"Bekerja di ketinggian memiliki risiko yang tinggi apabila tidak dilakukan sesuai prosedur. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali pengetahuan dasar mengenai penggunaan peralatan, teknik kerja yang aman, serta pentingnya melakukan pemeriksaan peralatan sebelum memulai pekerjaan. Harapannya, budaya keselamatan dapat diterapkan secara konsisten di lingkungan kerja,"</em> ujarnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Selain praktik penggunaan peralatan, peserta juga dikenalkan dengan prinsip manajemen risiko yang menjadi bagian penting dalam setiap pekerjaan di ketinggian. Identifikasi potensi bahaya sebelum memulai pekerjaan menjadi langkah awal untuk mencegah terjadinya kecelakaan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta mampu menerapkan prosedur keselamatan sesuai standar, memahami pentingnya penggunaan APD, serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan kerja.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Pengetahuan Keselamatan</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Bekerja di ketinggian adalah setiap aktivitas yang dilakukan pada lokasi yang berpotensi menyebabkan pekerja terjatuh dan mengalami cedera. Oleh karena itu, sebelum pekerjaan dimulai diperlukan identifikasi bahaya, pemeriksaan kelayakan peralatan, penggunaan APD yang sesuai, serta penerapan sistem pengaman untuk mengurangi risiko kecelakaan. Langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari budaya keselamatan kerja yang bertujuan melindungi pekerja dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman.(hms)</p>
<p class="MsoNormal"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="https://palu.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_6403195811785415389386.jpg" width="496" height="279"></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">&nbsp;</p>]]></description>
                <author><![CDATA[admin palu <admin.palu@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://palu.basarnas.go.id/13847</guid>
                <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 15:49:54 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu Edukasi Keselamatan kepada Pramuka SMAS YPST Porame]]></title>
                <link>https://palu.basarnas.go.id/berita/kantor-pencarian-dan-pertolongan-palu-edukasi-keselamatan-kepada-pramuka-smas-ypst-porame</link>
                <description><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">PALU-Sebanyak 50 peserta Pramuka SMAS YPST Porame mengikuti kegiatan edukasi di Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Kamis (30/7/2026), dalam rangka Penerimaan Tamu Ambalan. Kegiatan ini menjadi sarana bagi para peserta untuk mengenal lebih dekat tugas dan fungsi Basarnas sekaligus memahami pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Peserta memperoleh materi mengenai peran Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan pada kecelakaan kapal, kondisi membahayakan manusia, maupun bencana. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan Mechanical Descending System (MDS), yaitu teknik turun menggunakan tali yang digunakan dalam operasi penyelamatan di medan vertikal.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Kepala Seksi Sumber Daya Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Afrizal Soelaiman, mengatakan bahwa pengenalan tugas Basarnas kepada generasi muda menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran akan pentingnya keselamatan sejak dini.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em>"Melalui kegiatan ini kami ingin memperkenalkan tugas dan fungsi Basarnas sekaligus menanamkan pemahaman bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Pengetahuan dasar tentang keselamatan dan manajemen risiko diharapkan dapat menjadi bekal bagi para peserta dalam setiap kegiatan, baik di lingkungan sekolah maupun saat beraktivitas di alam terbuka,"</em> ujar Afrizal.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Dalam sesi praktik, peserta juga diperkenalkan dengan teknik Mechanical Descending System (MDS). Pengenalan ini memberikan gambaran bahwa setiap operasi penyelamatan dilakukan oleh personel yang telah menjalani pelatihan khusus dan selalu mengutamakan prosedur keselamatan serta penggunaan peralatan sesuai standar.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Selain mengenalkan dunia pencarian dan pertolongan, kegiatan ini juga memberikan wawasan bahwa kemampuan mengenali potensi bahaya, bekerja sama dalam tim, dan mengambil keputusan yang tepat merupakan bagian penting dari budaya keselamatan. Nilai-nilai tersebut tidak hanya bermanfaat dalam operasi SAR, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan.(hms)</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>]]></description>
                <author><![CDATA[admin palu <admin.palu@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://palu.basarnas.go.id/13846</guid>
                <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 15:49:50 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Basarnas Palu Ikuti Penguatan Karakter Kebangsaan ASN]]></title>
                <link>https://palu.basarnas.go.id/berita/basarnas-palu-ikuti-penguatan-karakter-kebangsaan-asn</link>
                <description><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Palu, 30 Juli 2026-Aula Kodim 1306/Kota Palu menjadi pusat kegiatan Penguatan Karakter Kebangsaan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Acara ini digelar untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, memperkuat kedisiplinan, serta membangun semangat persatuan di kalangan ASN.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Kegiatan dimulai pukul 08.00 Wita dengan suasana penuh antusiasme. Para peserta hadir mengenakan pakaian dinas sesuai ketentuan, dan mengikuti rangkaian acara yang berfokus pada pembinaan karakter serta peningkatan rasa cinta tanah air.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Dalam kesempatan ini, Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu menghadirkan 7 personil untuk turut serta. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya mempererat kebersamaan antar instansi dan memperkuat koordinasi dalam mendukung pelayanan publik.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Kepala Urusan Umum, Ruslan menyampaikan, <em>&ldquo;Partisipasi personil kami dalam kegiatan ini adalah bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan ASN. Kami berharap melalui kegiatan ini, semangat kebangsaan semakin tumbuh dan terjalin kerja sama yang lebih kuat antar instansi di Kota Palu.&rdquo;</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Selain Basarnas Palu, kegiatan ini juga diikuti oleh perwakilan dari berbagai instansi di Kota Palu. Hal ini menunjukkan semangat bersama dalam menjaga persatuan bangsa dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (hms)</p>
<p class="MsoNormal"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="https://palu.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_12420625511785379732534.jpg" width="705" height="529"></p>]]></description>
                <author><![CDATA[admin palu <admin.palu@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://palu.basarnas.go.id/13845</guid>
                <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 15:49:58 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Tiga Warga yang Hilang Kontak dalam Perjalanan dari Banggai Kepulauan ke Taliabu Ditemukan Selamat]]></title>
                <link>https://palu.basarnas.go.id/berita/tiga-warga-yang-hilang-kontak-dalam-perjalanan-dari-banggai-kepulauan-ke-taliabu-ditemukan-selamat</link>
                <description><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong>Banggai Kepulauan, 26 Juli 2026</strong>-Tiga warga yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat melakukan perjalanan menggunakan perahu jenis katinting dari Desa Kalumbatam, Kecamatan Totikum Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan menuju Desa Lohobubba, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Ketiga korban diketahui berangkat pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 05.30 WITA. Namun, hingga beberapa hari kemudian, mereka belum tiba di lokasi tujuan dan tidak dapat dihubungi. Pihak keluarga bersama pemerintah desa kemudian melakukan upaya pencarian sebelum melaporkan kejadian tersebut kepada Unit Siaga SAR (USS) Banggai Laut untuk mendapatkan bantuan pencarian dan pertolongan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue USS Banggai Laut bersama unsur SAR gabungan melaksanakan operasi pencarian pada Minggu (26/7/2026). Tim bergerak menuju lokasi yang diperkirakan sebagai titik terakhir keberadaan korban di perairan Banggai Kepulauan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Saat tim SAR gabungan melaksanakan pencarian, Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo menyampaikan informasi bahwa ketiga korban telah ditemukan oleh perahu pajeko milik nelayan Gorontalo di perairan Bone Raya, Kabupaten Gorontalo. Ketiganya ditemukan dalam keadaan selamat, sekitar 97 nautical mile (NM) dari lokasi yang diperkirakan sebagai titik terakhir keberadaan mereka.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Selanjutnya, ketiga korban dievakuasi menuju Desa Mootinelo, Kecamatan Bone Raya, Kabupaten Gorontalo, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian hingga ketiga korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">&ldquo;Kami bersyukur ketiga korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan, masyarakat, keluarga korban, serta nelayan yang telah membantu dalam proses pencarian dan pertolongan. Kerja sama semua pihak sangat membantu hingga ketiga korban dapat ditemukan dengan selamat,&rdquo; ujar Muh. Rizal.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Adapun ketiga korban yang ditemukan selamat yaitu Cardi Awir (43), Ansar Cardi (23), dan Adri Taksim (18).</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Dengan telah ditemukannya seluruh korban dalam kondisi selamat, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan transportasi laut untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca, memastikan kesiapan sarana keselamatan, serta membawa alat komunikasi yang dapat digunakan dalam kondisi darurat.(hmsfm)</p>]]></description>
                <author><![CDATA[admin palu <admin.palu@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://palu.basarnas.go.id/13844</guid>
                <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 00:09:21 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Tiga Warga Hilang Kontak Saat Menyeberang dari Banggai Kepulauan Menuju Taliabu, Tim SAR Dikerahkan]]></title>
                <link>https://palu.basarnas.go.id/berita/tiga-warga-hilang-kontak-saat-menyeberang-dari-banggai-kepulauan-menuju-taliabu-tim-sar-dikerahkan</link>
                <description><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong>Banggai Laut, 26 Juli 2026</strong>-Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu melalui Unit Siaga SAR (USS) Banggai Laut melaksanakan operasi pencarian terhadap tiga orang warga yang dilaporkan hilang kontak saat melakukan perjalanan menggunakan perahu jenis katinting dari Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, menuju Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Informasi kejadian diterima pada Minggu (26/7) pukul 06.50 WITA dari Midin yang merupakan pihak keluarga korban. Ketiga korban diketahui berangkat dari Desa Kalumbatan, Kecamatan Totikum Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan, pada Kamis (23/7) sekitar pukul 05.30 WITA dengan menggunakan perahu katinting bermesin 25 PK menuju Desa Lohobubba, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Namun, hingga Minggu (26/7), ketiganya belum tiba di lokasi tujuan dan tidak dapat dihubungi. Pihak keluarga bersama pemerintah desa sebelumnya telah melakukan upaya pencarian, namun belum membuahkan hasil. Selanjutnya, kejadian tersebut dilaporkan kepada Unit Siaga SAR Banggai Laut untuk mendapatkan bantuan pencarian.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Menindaklanjuti laporan tersebut, pada Minggu pukul 07.08 WITA, Tim Rescue USS Banggai Laut bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB). Lokasi yang menjadi titik pencarian berada di perairan Banggai Kepulauan pada koordinat <strong>1&deg;36'51.88"S-123&deg;50'8.02"T</strong>, dengan arah 92&deg; ke timur dari USS Banggai Laut dan jarak lurus sekitar 20 nautical mile (NM), dengan estimasi waktu tempuh kurang lebih 1 jam 30 menit.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., mengatakan bahwa Tim SAR Gabungan saat ini telah bergerak menuju lokasi yang menjadi titik pencarian untuk melakukan penyisiran dan mencari keberadaan ketiga korban.</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">&ldquo;Setelah menerima laporan, kami langsung mengerahkan Tim Rescue USS Banggai Laut menuju lokasi yang diperkirakan menjadi titik pencarian. Kami akan terus melakukan upaya pencarian bersama seluruh unsur SAR yang terlibat dan mengoptimalkan seluruh sarana yang tersedia,&rdquo; ujarnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Tiga orang yang dilaporkan hilang kontak tersebut masing-masing bernama <strong>Cardi Awir (43 tahun), Ansar Cardi (23 tahun), dan Adri Taksim (18 tahun)</strong>. Ketiganya hingga saat ini masih dalam pencarian dan berstatus <strong>dalam pencarian (DP)</strong>.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Operasi SAR melibatkan Tim Rescue USS Banggai Laut, Polairud, BPBD Banggai Laut, pihak keluarga, serta masyarakat. Dalam pelaksanaan pencarian, tim menggunakan RBB yang dilengkapi peralatan water rescue, peralatan navigasi dan komunikasi, serta peralatan medis dan evakuasi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Kondisi cuaca di sekitar lokasi pencarian dilaporkan berawan dengan kecepatan angin berkisar antara 13 hingga 30 knot, tinggi gelombang sekitar 0,5 hingga 1,25 meter, dengan arah angin dari utara.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Muh. Rizal menambahkan, kondisi cuaca dan medan perairan menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan oleh tim dalam pelaksanaan pencarian.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">&ldquo;Kami mengimbau kepada seluruh unsur yang terlibat agar tetap mengutamakan keselamatan selama pelaksanaan operasi. Kami juga berharap informasi sekecil apa pun dari masyarakat terkait keberadaan korban dapat segera disampaikan kepada Tim SAR untuk membantu mempercepat proses pencarian,&rdquo; tambahnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Tim SAR Gabungan akan terus melakukan pencarian terhadap ketiga korban sesuai dengan rencana operasi yang telah ditetapkan. Perkembangan pelaksanaan operasi SAR akan disampaikan lebih lanjut.(hmsfm)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><img src="https://palu.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_83669060311785032432287.jpg" width="484" height="363"></p>]]></description>
                <author><![CDATA[admin palu <admin.palu@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://palu.basarnas.go.id/13843</guid>
                <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 18:24:17 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[13 Wisatawan Ditemukan Selamat, 1 Nahkoda Masih Dalam Pencarian]]></title>
                <link>https://palu.basarnas.go.id/berita/13-wisatawan-ditemukan-selamat-1-nahkoda-masih-dalam-pencarian</link>
                <description><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Tojo Una-Una, 25 Juli 2026-Sebanyak 13 wisatawan yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak di perairan Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Sementara itu, satu orang yang merupakan nahkoda kapal masih dalam pencarian Tim SAR.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Operasi SAR terhadap kapal perahu yang membawa 13 orang tersebut dipimpin oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo. Dalam pelaksanaan operasi, Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu memberikan dukungan dengan mengerahkan KN SAR Bhisma bersama Tim Rescue Pos SAR Luwuk untuk melakukan pencarian.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">KN SAR Bhisma diberangkatkan pada Sabtu (25/7) pukul 09.40 WITA menuju lokasi kejadian dengan membawa 13 personel serta peralatan SAR pendukung. Unsur SAR yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari Tim Rescue Pos SAR Luwuk, crew KN SAR Bhisma, dan POLAIRUD.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Dalam perkembangan operasi, sebanyak 13 wisatawan berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh pihak Sanctum Eco Dive Resort Una Una. Setelah ditemukan, seluruh korban kemudian dievakuasi oleh pihak resort ke Sanctum Eco Dive Resort Una Una untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Adapun 13 wisatawan yang berhasil ditemukan selamat yaitu Arif (27), Milan Kasik (55), Rani Permentier (30), Mathijs Sercu (29), Jelka Van Driesum (16), Hinke Van Deer (59), Roeland Van Driesum (61), Age Van Driesum (18), Matthias Prange (50), Celine Josette Menguy (52), Hector Fabio Prange (20), dan Ronny Josue Prange (13), Fatma Badu.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Sementara itu, Ferdiansyah (29) yang merupakan nahkoda atau kapten kapal hingga saat ini masih belum ditemukan. Tim SAR bersama unsur terkait masih terus melakukan upaya pencarian terhadap korban.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., menyampaikan bahwa proses pencarian terhadap satu korban masih terus dilakukan dengan mengerahkan unsur SAR yang terlibat.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">&ldquo;Tim SAR masih terus melakukan pencarian terhadap satu orang yang belum ditemukan. Kami berharap korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat,&rdquo; ujarnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Hingga berita ini diterbitkan, operasi SAR masih berlangsung. Tim SAR terus melakukan upaya pencarian dan pertolongan, sementara perkembangan operasi selanjutnya akan disampaikan sesuai informasi terbaru di lapangan.(hmsfm)</p>]]></description>
                <author><![CDATA[admin palu <admin.palu@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://palu.basarnas.go.id/13842</guid>
                <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 02:50:36 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Siswa Dirgantara Flight School Kunjungi Basarnas Palu, Latih Disiplin dan Keberanian]]></title>
                <link>https://palu.basarnas.go.id/berita/siswa-dirgantara-flight-school-kunjungi-basarnas-palu-latih-disiplin-dan-keberanian</link>
                <description><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong>Palu</strong>-Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu menerima kunjungan peserta didik Dirgantara Flight School (DIFIS) Palu dalam kegiatan <em>sport time</em> yang dilaksanakan pada 25 Juli 2026.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Kegiatan diikuti oleh 18 siswa dan siswi serta satu orang pendamping dari Divisi Akademik. Para peserta mengikuti pengenalan dan praktik <em>flying fox</em> serta latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dengan pendampingan personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Melalui kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan pada pentingnya keberanian, ketangkasan, kedisiplinan, kepemimpinan, dan kerja sama tim. Sebelum pelaksanaan <em>flying fox</em>, personel memberikan pengarahan mengenai penggunaan perlengkapan keselamatan dan prosedur yang harus dipatuhi selama kegiatan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">&ldquo;Kegiatan ini tidak hanya melatih keberanian, tetapi juga membentuk kedisiplinan dan kemampuan bekerja sama. Setiap peserta harus mengikuti instruksi agar kegiatan dapat berlangsung dengan aman,&rdquo; ujar Adiansyah koordinator kegiatan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman baru kepada para siswa serta menumbuhkan sikap tangguh, percaya diri, dan siap menghadapi berbagai situasi di lapangan. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusias.(hms)</p>]]></description>
                <author><![CDATA[admin palu <admin.palu@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://palu.basarnas.go.id/13841</guid>
                <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 16:02:30 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Unit Siaga SAR Ampana Bekali Pelaku Wisata dengan Keterampilan Penyelamatan Dasar]]></title>
                <link>https://palu.basarnas.go.id/berita/unit-siaga-sar-ampana-bekali-pelaku-wisata-dengan-keterampilan-penyelamatan-dasar</link>
                <description><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Ampana-Sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan keselamatan di kawasan wisata, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Tojo Una-Una menyelenggarakan Pelatihan Keselamatan Wisata pada Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan ini menghadirkan personel Unit Siaga SAR Ampana sebagai narasumber dengan mengusung tema "Membangun Budaya Aman, Ramah, dan Menjadikan Keselamatan sebagai Prioritas Utama di Tempat Wisata."</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Kegiatan diawali dengan pembukaan dan penyampaian materi di Hotel Lawaka Ampana, kemudian dilanjutkan dengan simulasi lapangan di Objek Wisata Permandian Malotong Bailo Ampana. Pelatihan diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari pemilik resort dan pemandu wisata (guide) dari berbagai destinasi wisata di Ampana.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Dalam kesempatan tersebut, personel Unit Siaga SAR Ampana memberikan materi Medical First Responder (MFR) yang meliputi teknik Resusitasi Jantung Paru (RJP), pengangkatan darurat korban, pemasangan <em>neck collar</em> sebagai penanganan awal cedera leher, serta teknik pertolongan di air. Setelah sesi teori, peserta mengikuti simulasi agar dapat mempraktikkan langsung teknik penyelamatan sesuai prosedur yang benar.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Koordinator Unit Siaga SAR Ampana, Andi Safrullah menyampaikan bahwa pelaku wisata memiliki peran penting sebagai penolong pertama apabila terjadi keadaan darurat sebelum tim penyelamat tiba di lokasi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em>"Keselamatan harus menjadi budaya di setiap destinasi wisata. Melalui pelatihan ini kami berharap para pengelola resort dan pemandu wisata memiliki kemampuan dasar dalam memberikan pertolongan pertama sehingga dapat meningkatkan rasa aman bagi wisatawan,"</em> ujarnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya membangun destinasi wisata yang tidak hanya menarik untuk dikunjungi, tetapi juga memiliki standar keselamatan yang baik. Diharapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari, sehingga tercipta lingkungan wisata yang aman, ramah, dan mengutamakan keselamatan bagi seluruh pengunjung.(hmsfm)</p>]]></description>
                <author><![CDATA[admin palu <admin.palu@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://palu.basarnas.go.id/13840</guid>
                <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 03:26:02 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Uji Periodik, Mengukur Kesiapan dan Ketangguhan Personel Kantor SAR Palu]]></title>
                <link>https://palu.basarnas.go.id/berita/uji-periodik-mengukur-kesiapan-dan-ketangguhan-personel-kantor-sar-palu</link>
                <description><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Palu-Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu melaksanakan uji periodik bagi rescuer dan awak kapal selama tiga hari, mulai Senin, 20 Juli hingga Rabu, 22 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan agenda rutin untuk mengukur dan mengevaluasi kemampuan setiap personel dalam mendukung pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Pada hari pertama, peserta mengikuti tes pengetahuan umum, Medical First Responder (MFR), dan Vertical Air Rescue (VAR). Pengujian ini bertujuan mengukur pemahaman dasar SAR, kemampuan memberikan pertolongan pertama kepada korban, serta keterampilan menggunakan peralatan pertolongan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Memasuki hari kedua, peserta menjalani tes kesamaptaan A dan B untuk mengukur kekuatan, kecepatan, daya tahan, serta kebugaran fisik. Kondisi fisik yang baik sangat dibutuhkan personel ketika melaksanakan operasi SAR di berbagai medan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Pada hari ketiga, pengujian dilanjutkan dengan sesi renang dan water trappen untuk mengukur kemampuan serta ketahanan personel di air. Sementara itu, personel jenjang mahir mengikuti tes SAR Planning untuk menguji kemampuan dalam menyusun rencana operasi pencarian secara tepat dan terukur.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">&ldquo;Uji periodik ini bukan hanya untuk memperoleh nilai, tetapi untuk mengetahui sejauh mana kesiapan setiap personel. Hasilnya menjadi bahan evaluasi agar kemampuan yang sudah baik tetap dipertahankan dan kekurangan yang ditemukan dapat ditingkatkan melalui latihan,&rdquo; ujar Muh. Rizal Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Melalui kegiatan ini, kemampuan setiap personel dapat dipantau dan dievaluasi secara berkala sehingga rescuer dan awak kapal selalu siap menghadapi berbagai kondisi dalam operasi pencarian dan pertolongan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">&ldquo;Pengetahuan, fisik, dan keterampilan harus terus dilatih karena situasi di lapangan tidak selalu sama. Personel harus mampu bekerja dengan cepat, tepat, dan tetap mengutamakan keselamatan,&rdquo; tambahnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Uji periodik ini diharapkan dapat menjaga kesiapan personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu dalam memberikan pelayanan pencarian dan pertolongan yang profesional kepada masyarakat.(hms)</p>
<p class="MsoNormal"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="https://palu.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_91659870321784789384825.jpg" width="381" height="254"></p>]]></description>
                <author><![CDATA[admin palu <admin.palu@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://palu.basarnas.go.id/13839</guid>
                <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 11:09:34 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Operasi SAR Nelayan Hilang Kontak di Perairan Desa Kasuari Resmi Dihentikan Setelah Lima Hari Pencarian]]></title>
                <link>https://palu.basarnas.go.id/berita/operasi-sar-nelayan-hilang-kontak-di-perairan-desa-kasuari-resmi-dihentikan-setelah-lima-hari-pencarian</link>
                <description><![CDATA[<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-align: justify;"><strong>Palu</strong>-Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu resmi menghentikan Operasi SAR terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang kontak di Perairan Desa Kasuari, Kecamatan Bokan Kepulauan, Kabupaten Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah. Penghentian operasi dilakukan pada Kamis (16/7/2026) setelah pencarian selama lima hari belum membuahkan hasil.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;">Korban diketahui bernama <strong>Wiranto (28)</strong>. Berdasarkan informasi yang diterima, korban berangkat memancing bersama rekannya pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 07.00 WITA. Sekitar pukul 12.00 WITA, rekan korban mengajak kembali ke darat karena kondisi cuaca mulai memburuk. Namun, korban memutuskan tetap melanjutkan aktivitas memancing. Hingga sore hari sekitar pukul 18.00 WITA, korban belum kembali dan tidak dapat dihubungi (lost contact).</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;">Pihak keluarga bersama masyarakat nelayan telah melakukan pencarian secara mandiri, namun korban belum berhasil ditemukan. Informasi tersebut kemudian dilaporkan kepada Unit Siaga SAR Banggai Laut untuk meminta bantuan pencarian dan pertolongan.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;">Memasuki hari kelima operasi, Tim SAR Gabungan mengawali kegiatan dengan briefing guna memastikan kesiapan personel, peralatan, serta pembagian tugas sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas. Tim kemudian melaksanakan pencarian menggunakan dua perahu nelayan yang dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) dengan area pencarian mencapai radius 35 nautical mile (Nm) dari lokasi kejadian.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;">Dalam pelaksanaan operasi, tim menghadapi sejumlah kendala, di antaranya luasnya area pencarian, minimnya petunjuk mengenai keberadaan korban, serta kondisi cuaca dan arus laut yang berubah-ubah. Meski demikian, seluruh unsur SAR gabungan tetap berupaya melakukan pencarian secara maksimal dengan mengutamakan keselamatan personel selama bertugas.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;">Setelah seluruh upaya pencarian dilaksanakan dan belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, pada pukul 17.00 WITA Tim SAR Gabungan bersama pihak keluarga dan pemerintah Desa Kasuari menggelar musyawarah. Berdasarkan hasil kesepakatan bersama, Operasi SAR resmi dihentikan dan dilanjutkan dengan tahap pemantauan. Apabila di kemudian hari terdapat informasi atau tanda-tanda keberadaan korban, operasi pencarian akan dibuka kembali sesuai prosedur yang berlaku.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;">Operasi SAR ini melibatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Banggai Laut, BPBD Kabupaten Banggai Laut, Bhabinkamtibmas, aparat setempat, serta masyarakat. Adapun peralatan yang digunakan meliputi perahu nelayan, peralatan water rescue, peralatan navigasi, peralatan komunikasi, peralatan medis, dan peralatan evakuasi.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;">Selama pelaksanaan operasi pada hari kelima, kondisi cuaca di lokasi kejadian terpantau berawan dengan kecepatan angin berkisar 7&ndash;26 knot, tinggi gelombang 0,5&ndash;1,25 meter, serta arah angin bertiup dari tenggara.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"><strong>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu</strong> Muh. Rizal menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan, pemerintah daerah, aparat setempat, masyarakat, dan keluarga korban yang telah bekerja sama selama pelaksanaan operasi. Meskipun operasi SAR telah dihentikan, pemantauan akan terus dilakukan, dan apabila ditemukan informasi baru mengenai keberadaan korban, operasi pencarian akan segera dilaksanakan kembali.(hms)</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="https://palu.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_5284186611784243765309.jpg" width="452" height="339"></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-align: justify;">&nbsp;</p>]]></description>
                <author><![CDATA[admin palu <admin.palu@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://palu.basarnas.go.id/13838</guid>
                <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 14:19:01 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Simulasi Pertolongan di Air, Rescuer Kantor SAR Palu dan Crew KN SAR Baladewa Asah Kemampuan di Teluk Palu]]></title>
                <link>https://palu.basarnas.go.id/berita/simulasi-pertolongan-di-air-rescuer-kantor-sar-palu-dan-crew-kn-sar-baladewa-asah-kemampuan-di-teluk-palu</link>
                <description><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Palu, 14 Juli 2026-Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu melaksanakan Simulasi Pertolongan di Air yang diikuti oleh rescuer Kantor SAR Palu bersama crew KN SAR Baladewa di Perairan Teluk Palu pada Selasa (14/7/2026).</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas personel agar senantiasa siap menghadapi berbagai kondisi operasi pencarian dan pertolongan, khususnya di wilayah perairan. Melalui latihan yang dilaksanakan secara berkala, setiap personel diharapkan mampu mempertahankan sekaligus meningkatkan kemampuan teknis, koordinasi, dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan tugas kemanusiaan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Dalam simulasi tersebut, peserta mempraktikkan berbagai teknik pertolongan di air, mulai dari prosedur pendekatan kepada korban, teknik evakuasi, penggunaan peralatan keselamatan, hingga koordinasi antara rescuer dan crew kapal dalam mendukung proses penyelamatan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Muh. Rizal Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu mengatakan bahwa latihan rutin menjadi bagian penting dalam menjaga kemampuan personel agar tetap optimal saat menghadapi situasi darurat.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em>"Kemampuan seorang rescuer tidak hanya dibangun melalui teori, tetapi juga melalui latihan yang dilakukan secara berkelanjutan. Dengan terus berlatih, setiap personel akan semakin siap memberikan respons yang cepat, tepat, dan efektif saat dibutuhkan masyarakat,"</em> ujarnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Melalui kegiatan ini, diharapkan kemampuan teknis, kerja sama tim, dan komunikasi antarpersonel semakin meningkat sehingga pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan di lapangan dapat berlangsung secara aman, efektif, dan profesional.</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>]]></description>
                <author><![CDATA[admin palu <admin.palu@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://palu.basarnas.go.id/13837</guid>
                <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 19:57:50 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Pos SAR Luwuk Berikan Materi Water Rescue kepada Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat UNTIKA Luwuk]]></title>
                <link>https://palu.basarnas.go.id/berita/pos-sar-luwuk-berikan-materi-water-rescue-kepada-mahasiswa-fakultas-kesehatan-masyarakat-untika-luwuk</link>
                <description><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Luwuk, 14 Juli 2026-Pos SAR Luwuk melaksanakan kegiatan pemberian materi dan praktik dasar pencarian dan pertolongan kepada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tompotika (UNTIKA) Luwuk. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (14/7) pukul 15.00 hingga 17.45 WITA di Area Pelabuhan Tilong Luwuk, dengan memanfaatkan KN SAR Bhisma 239 sebagai sarana pembelajaran lapangan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas surat permohonan dari Universitas Tompotika Luwuk mengenai pemberian materi kepada mahasiswa, serta perintah dukungan dari Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diperkenalkan dengan pengetahuan dasar serta praktik penanganan keadaan darurat, khususnya pada operasi pencarian dan pertolongan di perairan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Materi yang diberikan meliputi Water Rescue (RTRGT), Medical First Responder (MFR) tentang pemindahan korban, serta praktik langsung teknik RTRGT dan pemindahan korban.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Kegiatan dipimpin oleh Komandan Pos SAR Luwuk dan diikuti oleh 7 personel Pos SAR Luwuk dan kru KN SAR Bhisma 239, 1 orang dosen pembimbing, serta 24 mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tompotika Luwuk.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Liberatus Fangohoi, Komandan Pos SAR Luwuk menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Basarnas untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menghadapi kondisi darurat.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">"Kami berharap melalui kegiatan ini para mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan dasar pertolongan di air dan pemindahan korban yang dapat diterapkan secara tepat dan aman apabila menghadapi situasi kedaruratan. Sinergi dengan dunia pendidikan menjadi langkah penting dalam membangun budaya sadar keselamatan di masyarakat," ujar Komandan Pos SAR Luwuk.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Untuk mendukung pelaksanaan praktik lapangan, digunakan berbagai peralatan operasional, antara lain mobil Double Cabin, RIB KN SAR Bhisma, tandu lipat, alat pelindung diri (APD), serta peralatan pendukung lainnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai teknik dasar pertolongan di air dan penanganan korban, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan serta keselamatan dalam menghadapi kondisi darurat, khususnya di wilayah perairan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu dalam memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan melalui edukasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pencarian dan pertolongan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">&nbsp;</p>]]></description>
                <author><![CDATA[admin palu <admin.palu@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://palu.basarnas.go.id/13836</guid>
                <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 20:32:13 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Tim SAR Gabungan Cari Nelayan Hilang Kontak di Perairan Desa Kasuari Banggai Laut]]></title>
                <link>https://palu.basarnas.go.id/berita/tim-sar-gabungan-cari-nelayan-hilang-kontak-di-perairan-desa-kasuari-banggai-laut</link>
                <description><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong>Banggai Laut</strong>-Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu mengerahkan Tim Rescue USS Banggai Laut untuk melaksanakan operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang kontak (lost contact) di Perairan Desa Kasuari, Kecamatan Bokan Kepulauan, Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Laporan kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu pada Minggu (12/7/2026) pukul 10.18 WITA dari Kepala Desa Kasuari, Albean. Berdasarkan informasi yang diterima, lokasi kejadian berada sekitar 42 Nautical Mile (Nm) dari USS Banggai Laut dengan estimasi waktu tempuh kurang lebih empat jam.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Korban diketahui bernama <strong>Wiranto (28)</strong>. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 07.00 WITA korban berangkat memancing bersama seorang rekannya di Perairan Desa Kasuari. Sekitar pukul 12.00 WITA, kondisi cuaca mulai memburuk sehingga rekan korban mengajak untuk kembali ke daratan. Namun korban memilih tetap melanjutkan aktivitas mencari ikan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Hingga pukul 18.00 WITA, korban belum juga kembali dan tidak dapat dihubungi. Keluarga bersama masyarakat nelayan setempat telah melakukan pencarian secara mandiri, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada USS Banggai Laut untuk mendapatkan bantuan pencarian dan pertolongan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue USS Banggai Laut bersama unsur potensi SAR bergerak menuju lokasi dan tiba di Desa Kasuari pada Minggu (12/7/2026) pukul 14.45 WITA. Setibanya di lokasi, tim berkoordinasi dengan keluarga korban, pemerintah desa, serta unsur terkait untuk menyusun rencana operasi pencarian.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Pada pukul 15.00 WITA, Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing guna memastikan kesiapan personel, alat utama, peralatan pendukung, pembagian sektor pencarian, serta penyampaian prosedur keselamatan kerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas. Selanjutnya, pencarian dilakukan menggunakan dua unit perahu nelayan dengan menyisir area sejauh 5 Nautical Mile (Nm) dari lokasi kejadian.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Pencarian berlangsung hingga pukul 18.00 WITA. Namun, korban belum berhasil ditemukan sehingga operasi dihentikan sementara karena keterbatasan jarak pandang pada malam hari. Pencarian akan dilanjutkan kembali pada Senin (13/7/2026) dengan rencana operasi yang disesuaikan berdasarkan hasil evaluasi tim di lapangan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Operasi SAR ini melibatkan Tim Rescue USS Banggai Laut, BPBD Banggai Laut, Bhabinkamtibmas, aparat setempat, serta masyarakat. Dalam pelaksanaannya, tim didukung perahu nelayan, peralatan water rescue, peralatan navigasi, peralatan komunikasi, peralatan medis, dan peralatan evakuasi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, <strong>Muh. Rizal, S.H.</strong>, mengatakan pihaknya akan terus mengoptimalkan upaya pencarian bersama seluruh unsur SAR gabungan hingga korban ditemukan atau operasi SAR dinyatakan selesai sesuai prosedur yang berlaku.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Perkembangan pelaksanaan Operasi SAR akan disampaikan secara berkala sesuai hasil pencarian di lapangan.(hms)</p>]]></description>
                <author><![CDATA[admin palu <admin.palu@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://palu.basarnas.go.id/13835</guid>
                <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 07:08:25 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Pemeriksaan Mata Gratis Hadir di Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Diikuti Seluruh Pegawai]]></title>
                <link>https://palu.basarnas.go.id/berita/pemeriksaan-mata-gratis-hadir-di-kantor-pencarian-dan-pertolongan-palu-diikuti-seluruh-pegawai</link>
                <description><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong>Palu, 8 Juli 2026</strong>-Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu bekerja sama dengan <strong>Klinik Spesialis Mata SMEC Palu</strong> menggelar kegiatan <strong>pemeriksaan kesehatan mata gratis</strong> yang diikuti oleh seluruh pegawai di lingkungan Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu. Rabu (8/7) di ruang rapat Kantor.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat permohonan kerja sama yang diajukan oleh Klinik Spesialis Mata SMEC Palu dalam rangka mendukung upaya peningkatan kesehatan indera penglihatan. Pemeriksaan dilaksanakan langsung di Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu sehingga memudahkan seluruh pegawai untuk memperoleh layanan kesehatan mata tanpa harus meninggalkan tempat kerja.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Pemeriksaan meliputi skrining kesehatan mata guna mendeteksi secara dini berbagai gangguan penglihatan. Melalui kegiatan ini, para pegawai juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata, terutama bagi personel yang kerap bekerja di lapangan maupun di depan layar komputer dalam waktu yang cukup lama.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu melalui Kepala Urusan Umum, Ruslan menyampaikan apresiasi kepada Klinik Spesialis Mata SMEC Palu atas terselenggaranya kegiatan tersebut.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em>"Kesehatan mata merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang pelaksanaan tugas, baik bagi personel yang bertugas di lapangan maupun pegawai yang menjalankan tugas administrasi. Kami mengapresiasi SMEC Palu atas kolaborasi ini dan berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai upaya menjaga kesehatan personel,"</em> ujarnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran pegawai terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan mata secara berkala semakin meningkat, sehingga dapat mendukung produktivitas kerja dan kesiapsiagaan dalam memberikan pelayanan pencarian dan pertolongan kepada masyarakat. (hms)</p>
<p class="MsoNormal"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="https://palu.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_72865383811783479489084.jpg" width="565" height="424"></p>]]></description>
                <author><![CDATA[admin palu <admin.palu@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://palu.basarnas.go.id/13834</guid>
                <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 10:34:01 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Basarnas Palu Hadiri Upacara Peringatan Ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 di Polda Sulawesi Tengah]]></title>
                <link>https://palu.basarnas.go.id/berita/basarnas-palu-hadiri-upacara-peringatan-ke80-hari-bhayangkara-tahun-2026-di-polda-sulawesi-tengah</link>
                <description><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong>Palu, 1 Juli 2026</strong>-Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu menghadiri Upacara Rangkaian Pembinaan Tradisi dalam rangka Peringatan Ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Polda Sulawesi Tengah di Lapangan Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu (1/7).</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Pada kegiatan tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu diwakili oleh Kepala Sub Seksi Sumber Daya sebagai bentuk dukungan dan sinergi antarinstansi dalam memperingati Hari Bhayangkara.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Upacara dipimpin oleh Gubernur Sulawesi Tengah, <strong>Dr. H. Anwar Hafid, M.Si.</strong>, selaku Pembina Upacara dan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, TNI-Polri, perguruan tinggi, lembaga pemerintah, serta organisasi kemasyarakatan di Sulawesi Tengah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Peringatan Ke-80 Hari Bhayangkara menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran berbagai unsur pemerintah dan mitra kerja menunjukkan eratnya sinergi yang telah terjalin dalam mendukung tugas-tugas kemanusiaan, penanggulangan bencana, serta pelayanan publik di wilayah Sulawesi Tengah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu terus memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia beserta seluruh pemangku kepentingan, sehingga sinergi yang telah terbangun dapat semakin optimal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya pada pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan maupun penanganan situasi kedaruratan.(hms)</p>]]></description>
                <author><![CDATA[admin palu <admin.palu@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://palu.basarnas.go.id/13833</guid>
                <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 21:21:44 +0700</pubDate>
                            </item>
            </channel>
</rss>
