Basarnas Palu Berikan Pelatihan Penanganan Darurat kepada TBM Axis FK Universitas Tadulako
bekerja sama dengan Tenaga Bantuan Medis (TBM) Axis Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako melaksanakan kegiatan pelatihan dan pemberian materi kepada Potensi SAR dari unsur mahasiswa kedokteran selama dua hari, Sabtu–Minggu, 28–29 Juni 2025.
Kegiatan yang berlangsung di dua lokasi, yakni Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu dan Pantai Tanjung Karang, Kabupaten Donggala, diikuti oleh total 35 peserta, yang terdiri dari 5 orang instruktur, 6 orang panitia pelaksana, serta 24 peserta pelatihan.
Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan dasar terkait keselamatan dan pertolongan di medan darurat, baik di ketinggian maupun di air. Materi yang diberikan meliputi Safety di Ketinggian dan Pengenalan Peralatan HART (High Angle Rescue Technique), Teknik Descend, Metode Pertolongan di Air dan Akses Evakuasi Korban.
Kegiatan ini didukung penuh dengan sarana dan prasarana SAR, seperti peralatan HART dan water rescue, rescue truck, rescue car, serta perahu karet, yang semuanya dalam kondisi siap dan aman.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan tanpa insiden (zero accident), dengan pengawasan ketat dari para instruktur berpengalaman.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta, khususnya dari kalangan tenaga medis, mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dasar kebencanaan, serta siap bersinergi dalam operasi SAR di lapangan.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun sinergi antara potensi SAR dari kalangan mahasiswa kedokteran dengan Basarnas. Kami berharap, melalui pelatihan ini, para peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan teknik-teknik penyelamatan secara tepat dan aman di lapangan," ujar Afrizal Soelaiman, S.E, selaku Koordinator Kegiatan dan Kepala Sumber Daya KPP Palu. (hms)