Basarnas Palu Perkenalkan Program Kemitraan Strategis di Hadapan Pimpinan PTS se-Sulawesi Tengah

Palu, 12 Maret 2026 - Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu menjadi narasumber pada kegiatan Rapat Koordinasi Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Wilayah Sulawesi Tengah yang diselenggarakan di Kampus Universitas Muhammadiyah Palu, Kamis (12/3).

Kegiatan yang dihadiri pimpinan perguruan tinggi swasta se-Sulawesi Tengah tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan Basarnas dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta penguatan budaya keselamatan di tengah masyarakat.

Dalam pemaparannya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., memperkenalkan berbagai program kemitraan strategis yang dapat dikolaborasikan dengan perguruan tinggi. Program-program tersebut mencakup pengembangan sumber daya manusia, edukasi kebencanaan, pelatihan dasar pencarian dan pertolongan, kegiatan penelitian terapan, hingga pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada peningkatan keselamatan dan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat.

Muh. Rizal menjelaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan pengabdian masyarakat yang dapat mendukung pelaksanaan tugas pencarian dan pertolongan.

"Perguruan tinggi memiliki sumber daya dan potensi yang sangat besar untuk berkontribusi dalam pengembangan kapasitas masyarakat di bidang keselamatan dan kesiapsiagaan. Melalui kolaborasi yang baik, kami berharap dapat melahirkan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung tugas-tugas kemanusiaan di bidang pencarian dan pertolongan," ujarnya.

Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah ditandatangani antara Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVI dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu pada awal Maret 2026 di Gorontalo. Melalui forum koordinasi ini, dilakukan harmonisasi program sekaligus pembahasan langkah-langkah implementasi kerja sama yang telah disepakati.

Berbagai peluang kolaborasi yang dibahas meliputi penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan, penelitian bersama, pertukaran narasumber dan praktisi, pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik kebencanaan, hingga pelibatan mahasiswa dalam kegiatan edukasi keselamatan dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun kerja sama yang semakin erat antara Basarnas dan perguruan tinggi swasta di Sulawesi Tengah, sehingga mampu menghasilkan program-program yang inovatif, aplikatif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran keselamatan, kesiapsiagaan menghadapi bencana, serta kemampuan penanganan kondisi darurat.

Sinergi antara dunia akademik dan Basarnas diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun masyarakat yang lebih tangguh, responsif, dan siap menghadapi berbagai potensi kedaruratan di masa mendatang.(hms)