Basarnas Palu Turu Serta Dalam Apel Siaga dan Simulasi Penanganan Bencana dalam Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional 2025
Palu – Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) Tahun 2025, Pemerintah Kota Palu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyelenggarakan Apel Siaga dan Simulasi Penanganan Darurat Bencana, yang berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Palu, Kamis, 15 Mei 2025. Dengan mengusung tema "Latihan Sekarang, Selamat Kemudian", kegiatan ini menjadi sarana penting untuk menguji kesiapan dan sinergi seluruh unsur dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Kota Palu.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Apel Kesiapsiagaan yang diikuti oleh berbagai unsur instansi pemerintah, TNI, Polri, serta organisasi relawan dan komunitas kebencanaan. Usai apel, dilaksanakan simulasi penanganan gempa bumi yang disertai dengan skenario kebakaran gedung dan evakuasi korban.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu (Basarnas) turut berpartisipasi aktif dengan mengerahkan 12 personel. Dalam simulasi, personel Basarnas mengevakuasi korban yang terjebak di lantai atas gedung menggunakan sistem tyrolean (evakuasi menggunakan tali dari ketinggian). Sementara itu, korban lainnya dievakuasi menggunakan tandu bersama unsur gabungan seperti TNI, Polri, BNPB, BPBD, Damkar, Satpol PP, RAPI, PMI, Tagana, Dinas Perhubungan, BMKG, serta PSC 119 Nagasima Palu.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., menyampaikan bahwa keterlibatan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Basarnas dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan operasional di lapangan.
"Simulasi ini sangat penting untuk memastikan seluruh personel dan instansi terkait memahami peran dan fungsi masing-masing saat terjadi bencana. Harapannya, latihan seperti ini dapat meningkatkan kecepatan dan ketepatan respons kita di lapangan," ujar Rizal.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas sektor serta menumbuhkan budaya sadar bencana di tengah masyarakat, agar Palu semakin tangguh dalam menghadapi berbagai ancaman bencana di masa mendatang.(fat)