Dua Pendaki Dilaporkan Tersesat di Gunung Dako, Tim SAR Dikerahkan

Tolitoli – Dua orang pendaki dilaporkan tersesat di kawasan Gunung Dako, Desa Lakatan, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu melalui Unit Siaga SAR Tolitoli segera mengerahkan tim rescue untuk melaksanakan operasi pencarian.

Informasi kejadian diterima dari rekan korban bernama Reza pada Selasa (24/3/2026) pukul 14.16 WITA. Berdasarkan laporan yang diterima, kedua korban diketahui bernama Moh. Agil (21) dan Moh. Rifal (18).

Kronologi kejadian bermula saat kedua korban melakukan pendakian Gunung Dako bersama dua rekannya. Saat tiba di Pos 3, Moh. Agil dan Moh. Rifal memutuskan untuk beristirahat karena kelelahan, sementara dua rekannya melanjutkan perjalanan menuju puncak.

Setelah menyelesaikan pendakian dan kembali ke Pos 3 sekitar pukul 13.00 WITA, kedua rekan korban tidak lagi menemukan Moh. Agil dan Moh. Rifal di lokasi. Upaya pencarian awal kemudian dilakukan di sekitar area pendakian, namun keberadaan kedua korban belum berhasil ditemukan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Unit Siaga SAR Tolitoli diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 14.34 WITA menggunakan kendaraan rescue. Setibanya di lokasi, tim segera berkoordinasi dengan unsur-unsur yang terlibat dan menyusun rencana pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu Muh. Rizal mengatakan bahwa seluruh unsur yang terlibat terus berupaya melakukan pencarian secara maksimal dengan memperhatikan keselamatan personel di lapangan.

"Tim SAR Gabungan telah bergerak menuju lokasi dan melaksanakan pencarian berdasarkan informasi terakhir yang diperoleh. Kami berharap kedua korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat," ujarnya.

Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Tolitoli, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, serta masyarakat setempat. Dalam pelaksanaannya, tim didukung peralatan navigasi, komunikasi, medis, dan evakuasi guna menunjang efektivitas operasi di medan pegunungan.

Hingga berita ini diterbitkan, proses pencarian terhadap kedua pendaki masih berlangsung. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah diperoleh informasi terbaru dari lapangan.(hms)