Dua Pendaki Tersesat Di Gunung Dako Ditemukan Selamat
Tolitoli – Operasi SAR terhadap dua pendaki yang dilaporkan tersesat di Gunung Dako, Desa Lakatan, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, resmi ditutup setelah kedua korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, Selasa (24/3/2026).
Sebelumnya, Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu menerima laporan dari Reza, rekan korban, pada Selasa (24/3) pukul 14.16 WITA. Dalam laporan tersebut disampaikan bahwa dua orang pendaki hilang saat melakukan pendakian di Gunung Dako dan belum kembali ke titik pertemuan yang telah disepakati.
Berdasarkan informasi yang diterima, kedua korban diketahui bernama Moh. Agil (21) dan Moh. Rifal (18). Keduanya melakukan pendakian bersama dua rekannya pada Senin (23/3) sekitar pukul 11.00 WITA.
Saat tiba di sekitar Pos 3, kedua korban memutuskan untuk beristirahat karena kelelahan, sementara dua rekannya melanjutkan perjalanan menuju puncak. Namun ketika kembali ke Pos 3 sekitar pukul 13.00 WITA, kedua korban sudah tidak berada di lokasi. Pencarian awal yang dilakukan oleh rekan-rekan korban di sekitar area pendakian belum membuahkan hasil sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada Unit Siaga SAR Tolitoli untuk mendapatkan bantuan pencarian.
Memasuki hari operasi, Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing pada pukul 07.00 WITA guna melakukan pengecekan personel, kesiapan peralatan, pembagian tugas, serta penekanan aspek keselamatan kerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas. Selanjutnya tim bergerak melaksanakan pencarian sesuai dengan rencana operasi yang telah disusun.
Upaya pencarian membuahkan hasil pada pukul 13.50 WITA setelah Tim SAR Gabungan menerima informasi dari Kepala Desa Dadakitan, Kecamatan Galang, bahwa kedua korban telah ditemukan oleh seorang petani dalam kondisi selamat. Lokasi penemuan berada sekitar 14 kilometer arah barat daya dari lokasi kejadian awal.
Setelah ditemukan, kedua korban segera dievakuasi menuju Puskesmas Baolan untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian.
"Alhamdulillah kedua korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian sehingga operasi dapat berjalan dengan baik dan membuahkan hasil," ujar Muh. Rizal.
Dengan ditemukannya seluruh korban dalam kondisi selamat, pada pukul 14.20 WITA Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.
Operasi SAR ini melibatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Tolitoli, Bhabinkamtibmas, BPBD Tolitoli, Mapala, pemerintah desa, serta masyarakat setempat. Dalam pelaksanaannya, tim didukung berbagai peralatan antara lain Rescue Car, peralatan navigasi, peralatan jungle rescue, peralatan komunikasi, peralatan medis, dan peralatan evakuasi.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu mengimbau masyarakat yang melakukan aktivitas pendakian agar selalu memperhatikan kondisi fisik, mempersiapkan perlengkapan yang memadai, serta melaporkan rencana perjalanan kepada keluarga maupun pengelola setempat guna memudahkan penanganan apabila terjadi keadaan darurat.(hms)