Irvan Tandi, Korban Longsor di PT IMIP ditemukan Meninggal Dunia

Morowali- Setelah dilakukan pencarian selama 14 hari, satu orang korban yang tertimbun longsor limbah di PT QMB (IMIP) Kecamatan Bohodopi, Kabupaten Morowali pada Kamis, 3 April 2025 ditemukan dalam keadaan meninggal dunia atas nama Irvan Tandi asal Kecamatan Walendrang Kabupaten Luwuk.

“Kami mendapat informasi dari koordinator lapangan Pos SAR Morowali bahwa pada Kamis pukul 11.40 wita jasad salah satu korban yang tertimbun longsor pada tanggal 22 Maret 2025 lalu ditemukan dalam posisi terapung. Tim sar gabungan yang melihat jasad tersebut langsung turun untunk melakukan evakuasi terhadap korban. Korban dievakuasi ke Klinik PT. IMIP untuk proses indentifikasi. Dan sekitar pukul 13.00 wita korban telah diindentifikasi oleh pihak medis dengan hasil jasad tersebut adalah Irvan Tandi. “Ujar Muh. Rizal, S.H. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu.

Setelah proses evakuasi dan penyerahan korban kepada pihak keluarga, tim sar gabungan melakukan dbriefing dan diputuskan untuk menghentikan proses pencarian yang telah berlangsung selama 14 hari.

“Hari ini tim sar gabungan menghentikan pencarian namun akan dilanjutkan dengan pemantauan oleh pihak terkait,” sambung Rizal.

Adapun data ke tiga korban yaitu Demianus (meninggal dunia), Irvan Tandi (meninggal dunia) dan Muhammad Akbar (hilang)

Unsur SAR Terlibat Pos SAR Morowali, Pamsus Polda, Koramil Bahodopi, Pos TNI AL, Polsek Bahodopi Damkar PT. IMIP dan Diver Maroa Morowali dan PA Forel Bahodopi  dan Manajemen/SafetyPT.IMIP

Diberitakan sebelumnya, pada hari sabtu 22 Maret pukul 12.10 wita saat sedang proses unloading limbah di area pembuangan IMIP 8 milik PT QMB, tiba-tiba terjadi longsor yang menyeret 3 unit exavator bersama operator dan menimbu ketiga korban dan satu korban sudah ditemukan meninggal dunia dan 2 orang belum ditemukan. Upaya pencarian dari pihak perusahaan dengan hasil Nihil dan meminta bantuan dari tim Basarnas untuk membantu melakukan pencarian.(FM)