Nelayan Jatuh di Perairan Morowali, Pencarian Hari Keempat Terus Diintensifkan

Morowali, 18 Maret 2026 – Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan jatuh dari perahu saat memancing di perairan Desa Lanona, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Memasuki hari keempat operasi SAR, Rabu (18/3), pencarian terus diintensifkan dengan memperluas area penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Sebelum pelaksanaan operasi, seluruh unsur SAR gabungan melaksanakan briefing guna memastikan kesiapan personel, alat utama, peralatan pendukung, serta pembagian tugas sesuai rencana operasi. Dalam pelaksanaan pencarian, keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama dengan mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas.

Untuk memaksimalkan upaya pencarian, Tim SAR Gabungan membagi kekuatan menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU). Ketiga SRU tersebut dikerahkan menggunakan dua unit perahu karet dan dua unit speed boat guna menjangkau area pencarian yang lebih luas.

Pola pencarian dilakukan dengan menyisir sektor-sektor yang telah ditentukan berdasarkan analisis kondisi perairan, arah arus, serta hasil evaluasi operasi pada hari-hari sebelumnya. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pencarian dan memperbesar peluang ditemukannya korban.

Korban diketahui bernama Rajudin (50), seorang nelayan yang dilaporkan terjatuh dari perahu saat melakukan aktivitas memancing di perairan Desa Lanona. Hingga hari keempat operasi, korban masih dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu melalui Koordinator Pos SAR Morowali menyampaikan bahwa seluruh unsur yang terlibat terus berupaya secara maksimal dalam pelaksanaan operasi pencarian.

"Tim SAR Gabungan masih terus melakukan penyisiran di area pencarian sesuai rencana operasi yang telah ditetapkan. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk menentukan langkah-langkah pencarian berikutnya dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan personel dan kondisi cuaca di lapangan," ujarnya.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Rescue Pos SAR Morowali, BPBD Kabupaten Morowali, Babinsa, PT Indonesia Huabao Industrial Park (IHIP), pemerintah desa setempat, serta masyarakat yang turut membantu proses pencarian.

Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan masih melaksanakan pencarian secara maksimal dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia. Perkembangan operasi SAR akan terus disampaikan secara berkala sesuai hasil pelaksanaan pencarian di lapangan.(hms)