Perkuat Pengembangan SDM dan Penelitian, Basarnas Gandeng LLDIKTI Wilayah XVI
Gorontalo, 5 Maret 2026 - Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado serta Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVI tentang pengembangan sumber daya manusia, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang pencarian dan pertolongan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Serbaguna Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo pada Kamis (5/3) tersebut dihadiri oleh Kepala LLDIKTI Wilayah XVI, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, pimpinan perguruan tinggi swasta se-Provinsi Gorontalo, serta pimpinan perguruan tinggi di Provinsi Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah yang mengikuti kegiatan secara daring.
Penandatanganan kerja sama ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan institusi penyelenggara layanan pencarian dan pertolongan. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan tercipta berbagai program yang mampu mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan riset terapan di bidang Search and Rescue (SAR), serta pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada keselamatan dan kemanusiaan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., menyampaikan bahwa kerja sama ini membuka peluang yang luas bagi pengembangan kompetensi personel sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang dapat mendukung pelaksanaan tugas pencarian dan pertolongan.
"Kerja sama ini menjadi ruang kolaborasi yang sangat penting antara dunia akademik dan praktisi SAR. Kami berharap sinergi ini dapat melahirkan inovasi, penelitian yang aplikatif, serta meningkatkan kompetensi personel melalui dukungan perguruan tinggi. Dengan kolaborasi yang baik, berbagai tantangan di bidang pencarian dan pertolongan dapat dihadapi secara lebih efektif dan profesional," ujar Muh. Rizal.
Melalui perjanjian kerja sama tersebut, para pihak sepakat untuk mengembangkan berbagai bentuk kolaborasi, antara lain penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan, pelaksanaan penelitian bersama, pertukaran narasumber dan tenaga ahli, serta pelibatan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berkaitan dengan tugas dan fungsi pencarian dan pertolongan.
Selain menjadi wadah pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang SAR, kerja sama ini juga diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan masyarakat melalui program-program edukasi dan pengabdian yang melibatkan perguruan tinggi serta insan pencarian dan pertolongan.
Dengan terjalinnya sinergi antara LLDIKTI Wilayah XVI dan Kantor Pencarian dan Pertolongan di wilayah Sulawesi, diharapkan tercipta ekosistem kolaborasi yang berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kualitas layanan pencarian dan pertolongan, sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi berbagai kondisi darurat, bencana, dan operasi kemanusiaan di masa mendatang.