Tim SAR Dikerahkan Cari Pencari Getah Damar yang Hilang di Poso

Poso, 19 Maret 2026 – Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu melaksanakan Operasi SAR terhadap seorang warga yang dilaporkan belum kembali setelah mencari getah damar di kawasan Hutan Hae, Desa Dewua, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Informasi kejadian diterima dari Kepala Desa Dewua, Arkam, pada Kamis (19/3) pukul 16.36 WITA. Berdasarkan laporan yang diterima, korban diketahui bernama Marton Paroda (49), yang hingga saat ini masih dalam pencarian.

Lokasi kejadian berada di kawasan Hutan Hae, Desa Dewua, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, pada koordinat 1°42'32.89"S - 120°28'14.99"E. Lokasi tersebut berada sekitar 200 kilometer dari Pos SAR Parigi pada heading 225° arah barat daya, dengan estimasi waktu tempuh kurang lebih empat jam tiga puluh menit perjalanan darat.

Berdasarkan informasi yang diterima, korban berangkat menuju wilayah Hae bersama tiga rekannya pada Selasa (17/3) sekitar pukul 07.00 WITA untuk mencari getah damar. Setibanya di lokasi, mereka berpencar untuk melakukan aktivitas masing-masing di dalam kawasan hutan.

Sekitar pukul 17.00 WITA, tiga rekan korban, yakni Darman Pebadja, Edon Pebadja, dan Iper Pebadja, kembali ke titik kumpul yang telah disepakati. Namun hingga waktu yang ditentukan, korban tidak kunjung kembali.

Setelah melakukan pencarian awal di sekitar lokasi dan tidak menemukan korban, ketiga rekan tersebut kembali ke Desa Dewua untuk melaporkan kejadian. Pada malam harinya, bersama masyarakat setempat, mereka kembali melakukan pencarian di kawasan hutan. Namun hingga laporan diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, korban belum berhasil ditemukan.

Upaya pencarian sebelumnya juga telah dilakukan oleh Bhabinkamtibmas, Babinsa, pemerintah desa, dan masyarakat setempat, namun belum membuahkan hasil sehingga bantuan SAR resmi diminta untuk melakukan pencarian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 16.55 WITA Tim Rescue Pos SAR Parigi diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan Rescue Car. Tim diperkirakan tiba di lokasi pada pukul 21.25 WITA untuk selanjutnya berkoordinasi dengan unsur yang telah berada di lapangan dan menyusun rencana operasi pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu melalui Koordinator Pos SAR Parigi menyampaikan bahwa tim SAR akan berupaya maksimal dalam melakukan pencarian dengan tetap mengutamakan keselamatan personel selama operasi berlangsung.

"Setelah menerima laporan, tim segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian. Kami akan berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat guna mengoptimalkan upaya pencarian terhadap korban," ujarnya.

Operasi SAR ini melibatkan Tim Rescue Pos SAR Parigi, Tim Rescue Unit Siaga SAR Ampana, Bhabinkamtibmas, Babinsa, pemerintah desa, serta masyarakat setempat. Dalam pelaksanaannya, tim didukung berbagai peralatan SAR, antara lain Rescue Car, peralatan navigasi, peralatan jungle rescue, peralatan komunikasi, peralatan medis, dan peralatan evakuasi.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian. Tim SAR Gabungan akan terus melakukan upaya pencarian dan perkembangan operasi akan disampaikan secara berkala sesuai hasil yang diperoleh di lapangan.(hms)