Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Korban Long Boat Mati Mesin di Perairan Bokan Kepulauan dalam Keadaan Selamat

Palu, Kamis, 7 Mei 2026-Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seorang warga yang sebelumnya dilaporkan mengalami mati mesin saat menggunakan long boat di perairan Bokan Kepulauan, Kabupaten Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah.

Korban diketahui bernama Lasati (36), seorang laki-laki yang sebelumnya dilaporkan mengalami kondisi membahayakan manusia setelah long boat yang digunakannya mengalami mati mesin saat perjalanan dari Desa Toropot menuju Banggai Laut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu menjelaskan bahwa laporan kejadian diterima pada Kamis, 7 Mei 2026 pukul 10.18 Wita dari pihak keluarga korban.

Berdasarkan kronologi kejadian, korban berangkat sekitar pukul 08.30 Wita menggunakan long boat dari Desa Toropot menuju Banggai Laut. Sekitar pukul 09.45 Wita, korban sempat menghubungi pihak keluarga dan menyampaikan bahwa long boat yang digunakannya mengalami mati mesin di perairan Bokan Kepulauan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue USS Banggai Laut bersama unsur potensi SAR diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB).

Pada pukul 11.50 Wita, Tim SAR Gabungan tiba di lokasi dan melaksanakan briefing terkait kekuatan personel, kesiapan alat utama, pembagian tugas, serta penekanan aspek keselamatan kerja sesuai standar operasional prosedur (SOP) BASARNAS sebelum melaksanakan pencarian sesuai rencana operasi.

Selanjutnya pada pukul 12.40 Wita, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan selamat pada koordinat 1°48'11.39"S-123°27'58.94"E atau sekitar 3 nautical mile sebelah barat dari lokasi kejadian perkara (LKP). Korban kemudian dievakuasi menuju Pelabuhan Tinakin, Kabupaten Banggai Laut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu Muh. Rizal, S.H. menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi tersebut.

“Alhamdulillah korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian dan evakuasi sehingga operasi dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu.

Pada pukul 14.50 Wita, Tim SAR Gabungan bersama korban tiba di Pelabuhan Tinakin dan korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan telah ditemukannya korban dalam keadaan selamat, pada pukul 15.10 Wita operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing disertai ucapan terima kasih atas sinergi dan kerja sama selama pelaksanaan operasi.

Operasi SAR melibatkan Tim Rescue USS Banggai Laut, BPBD, pemerintah desa, dan masyarakat setempat dengan dukungan peralatan berupa RIB, Rescue Car, peralatan navigasi, peralatan water rescue, peralatan komunikasi, peralatan medis, serta peralatan evakuasi.

Kondisi cuaca selama operasi berlangsung dilaporkan berawan dengan kecepatan angin berkisar 8 hingga 26 knot, tinggi gelombang 0,5 hingga 1 meter, serta arah angin dari selatan.(hms)