Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Penyisiran Hari Kelima di Perairan Lanona
Morowali, 19 Maret 2026 – Tim SAR Gabungan masih melanjutkan upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan jatuh dari perahu saat memancing di perairan Desa Lanona, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Memasuki hari kelima operasi SAR, Kamis (19/3), pencarian kembali dilakukan dengan mengerahkan seluruh potensi SAR yang terlibat.
Sebelum pelaksanaan operasi, pada pukul 07.00 WITA Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing untuk mengevaluasi kesiapan personel, alat utama, serta menyusun strategi pencarian yang akan dilaksanakan. Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan penekanan mengenai keselamatan kerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas yang wajib diterapkan selama operasi berlangsung.
Pada pukul 07.30 WITA, operasi pencarian dilanjutkan dengan membagi tim menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 yang terdiri dari personel Basarnas dan BPBD Morowali melaksanakan penyisiran menggunakan perahu karet di sekitar lokasi kejadian dan area yang diperkirakan menjadi jalur pergerakan korban berdasarkan kondisi arus dan cuaca.
Sementara itu, SRU 2 yang melibatkan nelayan serta pihak keluarga korban melakukan pencarian menggunakan perahu nelayan dengan menyisir wilayah perairan di sekitar lokasi kejadian untuk memperluas cakupan pencarian.
Korban yang masih dalam pencarian diketahui bernama Rajudin (50), seorang nelayan yang dilaporkan terjatuh dari perahu saat memancing di perairan Desa Lanona. Hingga hari kelima operasi SAR, korban belum berhasil ditemukan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu melalui Koordinator Pos SAR Morowali menyampaikan bahwa seluruh unsur SAR gabungan terus berupaya secara maksimal untuk menemukan korban dengan mengoptimalkan sumber daya yang tersedia.
"Pencarian terus dilakukan dengan memperluas area penyisiran dan melibatkan seluruh unsur yang ada di lapangan. Evaluasi dilaksanakan setiap hari untuk menentukan langkah pencarian berikutnya dengan tetap mengutamakan keselamatan personel," ujarnya.
Operasi SAR ini melibatkan Tim Rescue Pos SAR Morowali, BPBD Kabupaten Morowali, Babinsa, PT Indonesia Huabao Industrial Park (IHIP) Morowali, pemerintah desa, serta masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian.
Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan masih melaksanakan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dan area-area yang dianggap berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban. Perkembangan lebih lanjut terkait operasi SAR akan disampaikan secara berkala sesuai hasil pelaksanaan pencarian di lapangan.(hms)