Basarnas Palu Bahas Peran Tenaga Kesehatan Dalam Operasi Pencarian Dan Pertolongan

Palu, 27 Agustus 2026-Kepala Sumber Daya Basarnas Palu, Afrizal Soelaiman, S.E. diundang sebagai narasumber dalam kegiatan Kuliah Umum Tahun 2026 yang diselenggarakan Politeknik Cendrawasih Palu, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Politeknik Cendrawasih Palu, Jalan Cendrawasih Nomor 44, Kota Palu, tersebut mengangkat tema “Peran Tenaga Kesehatan dalam Operasi Pencarian dan Pertolongan serta Penanganan Kedaruratan Bencana.”

Dalam kesempatan tersebut, Afrizal Soelaiman menyampaikan materi kepada mahasiswa mengenai peran tenaga kesehatan dalam mendukung pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan, khususnya dalam situasi kedaruratan dan penanganan bencana.

Kehadiran Basarnas sebagai narasumber memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pemahaman mengenai keterlibatan tenaga kesehatan dalam operasi pencarian dan pertolongan. Peran tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung penanganan korban pada kondisi darurat, terutama ketika operasi berlangsung di tengah situasi bencana yang membutuhkan respons cepat dan terkoordinasi.

Melalui kegiatan kuliah umum ini, mahasiswa juga mendapatkan gambaran mengenai pentingnya koordinasi dan sinergi antarpihak dalam menghadapi kondisi kedaruratan. Operasi pencarian dan pertolongan tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis di lapangan, tetapi juga dukungan berbagai unsur sesuai dengan kompetensi dan tugas masing-masing.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi antara Basarnas Palu dan Politeknik Cendrawasih Palu dalam memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai pencarian dan pertolongan serta penanganan kedaruratan bencana.

Basarnas Palu terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan, dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat. Edukasi mengenai pencarian dan pertolongan diharapkan dapat membangun pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya keselamatan, respons cepat, serta kerja sama dalam menghadapi kondisi kedaruratan.(hms)