Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu Edukasi Keselamatan kepada Pramuka SMAS YPST Porame

PALU-Sebanyak 50 peserta Pramuka SMAS YPST Porame mengikuti kegiatan edukasi di Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Kamis (30/7/2026), dalam rangka Penerimaan Tamu Ambalan. Kegiatan ini menjadi sarana bagi para peserta untuk mengenal lebih dekat tugas dan fungsi Basarnas sekaligus memahami pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas.

Peserta memperoleh materi mengenai peran Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan pada kecelakaan kapal, kondisi membahayakan manusia, maupun bencana. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan Mechanical Descending System (MDS), yaitu teknik turun menggunakan tali yang digunakan dalam operasi penyelamatan di medan vertikal.

Kepala Seksi Sumber Daya Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Afrizal Soelaiman, mengatakan bahwa pengenalan tugas Basarnas kepada generasi muda menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran akan pentingnya keselamatan sejak dini.

"Melalui kegiatan ini kami ingin memperkenalkan tugas dan fungsi Basarnas sekaligus menanamkan pemahaman bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Pengetahuan dasar tentang keselamatan dan manajemen risiko diharapkan dapat menjadi bekal bagi para peserta dalam setiap kegiatan, baik di lingkungan sekolah maupun saat beraktivitas di alam terbuka," ujar Afrizal.

Dalam sesi praktik, peserta juga diperkenalkan dengan teknik Mechanical Descending System (MDS). Pengenalan ini memberikan gambaran bahwa setiap operasi penyelamatan dilakukan oleh personel yang telah menjalani pelatihan khusus dan selalu mengutamakan prosedur keselamatan serta penggunaan peralatan sesuai standar.

Selain mengenalkan dunia pencarian dan pertolongan, kegiatan ini juga memberikan wawasan bahwa kemampuan mengenali potensi bahaya, bekerja sama dalam tim, dan mengambil keputusan yang tepat merupakan bagian penting dari budaya keselamatan. Nilai-nilai tersebut tidak hanya bermanfaat dalam operasi SAR, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan.(hms)