Satu Nelayan Dievakuasi Selamat Setelah Perahu Mati Mesin di Perairan Bungku Tengah
Palu, Rabu, 16 September 2026 - Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi seorang nelayan yang mengalami mati mesin pada perahu yang digunakannya di Perairan Bungku Tengah, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu dari Moh. Miftah yang merupakan keluarga korban, pada Rabu (16/9/2026) pukul 06.00 WITA.
Kejadian bermula pada Selasa, 15 September 2026 pukul 15.00 WITA. Saat itu, korban sedang dalam perjalanan pulang dari lokasi mancing (rompong). Perahu yang digunakan mengalami mati mesin sehingga korban berusaha menghubungi keluarganya yang berada di darat. Namun hingga malam hari, korban belum kembali.
Rekan korban bersama aparat setempat kemudian melakukan upaya pencarian, namun belum menemukan keberadaan korban. Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan kepada Pos SAR Morowali untuk mendapatkan bantuan pencarian dan pertolongan.
Pada Rabu (16/9/2026) pukul 07.15 WITA, Tim Rescue Pos SAR Morowali bersama unsur potensi SAR tiba di lokasi dan melaksanakan briefing sebelum melanjutkan pencarian.
Pada pukul 08.40 WITA, Tim SAR berhasil menemukan korban dalam keadaan selamat, berjarak 8 Nm dari lokasi kejadian, pada koordinat 2°28'27.54" S - 122°9'25.33" E.
Korban diketahui bernama Suardi, laki-laki, 51 tahun. Setelah ditemukan, korban dievakuasi ke Desa Bungku dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu menyampaikan rasa syukur atas ditemukannya korban dalam keadaan selamat.
“Syukur alhamdulillah, korban sudah ditemukan dalam keadaan selamat dan sudah diserahkan kepada keluarganya,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu.
Dalam operasi tersebut, Tim Rescue Pos SAR Morowali dibantu Dinas Perikanan Morowali, PSDKP Morowali, BPBD Morowali, masyarakat, serta nelayan setempat.
Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, pada pukul 09.10 WITA Operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu mengimbau masyarakat yang melakukan aktivitas di perairan untuk memastikan kondisi perahu dan mesin dalam keadaan baik serta membawa perlengkapan keselamatan dan alat komunikasi sebelum berangkat.(hms)