Operasi Sar Hari Ketiga, Tim Sar Gabungan Kembali Temukan Satu Korban Longsor Di Desa Tirtanagaya
Parigi Moutong, 24 Juni 2025 — Operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban tanah longsor di Desa Tirtanagaya, Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong, terus dilanjutkan oleh Tim SAR Gabungan. Memasuki hari ketiga, pada Selasa (24/6), pukul 07.00 WITA, tim kembali melaksanakan pencarian dengan mengerahkan personel dan peralatan berat di lokasi terdampak.
Sekitar pukul 10.20 WITA, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu orang korban dalam kondisi meninggal dunia di titik koordinat 0°35'57.26"N - 120°52'52.44"E. Korban teridentifikasi atas nama Sahrat (43 tahun), warga Desa Anutapura. Jenazah korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga pada pukul 14.40 WITA.
Dengan demikian, hingga hari ketiga operasi, total tiga korban berhasil ditemukan, seluruhnya dalam kondisi meninggal dunia. Data ketiga korban yang telah ditemukan adalah sebagai berikut Sahrat (L/43, Ijal (L/28), Arun (L/17).
Sementara itu, empat orang korban lainnya masih dalam proses pencarian, yakni Subran (L/52), Safrudin E. Manjalai (L/36), Riska Jumi (P/26), Rapi (L/14).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., menyampaikan bahwa operasi hari ketiga menghadapi tantangan cukup berat. “Kondisi di lokasi kejadian masih diguyur hujan, dan medan yang terjal serta material longsoran yang tinggi menjadi kendala utama dalam proses evakuasi dan pencarian. Namun, dengan dukungan penuh dari berbagai unsur SAR, pencarian akan terus dilanjutkan secara maksimal,” jelasnya.
Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi ini meliputi Basarnas Palu, Brimob, Polres Parimo, Polsek Tomini, TNI AD, BPBD Kabupaten Parigi Moutong, BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Tagana, Dinas Kesehatan, Aparat Kecamatan Bolano Lambunu, Masyarakat setempat.
Untuk mendukung operasi, satu unit excavator, mobil Dapur Lapangan (DA), serta peralatan SAR lainnya terus dikerahkan.(hms)