Tiga Warga Hilang Kontak Saat Menyeberang dari Banggai Kepulauan Menuju Taliabu, Tim SAR Dikerahkan

Banggai Laut, 26 Juli 2026-Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu melalui Unit Siaga SAR (USS) Banggai Laut melaksanakan operasi pencarian terhadap tiga orang warga yang dilaporkan hilang kontak saat melakukan perjalanan menggunakan perahu jenis katinting dari Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, menuju Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara.

Informasi kejadian diterima pada Minggu (26/7) pukul 06.50 WITA dari Midin yang merupakan pihak keluarga korban. Ketiga korban diketahui berangkat dari Desa Kalumbatan, Kecamatan Totikum Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan, pada Kamis (23/7) sekitar pukul 05.30 WITA dengan menggunakan perahu katinting bermesin 25 PK menuju Desa Lohobubba, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu.

Namun, hingga Minggu (26/7), ketiganya belum tiba di lokasi tujuan dan tidak dapat dihubungi. Pihak keluarga bersama pemerintah desa sebelumnya telah melakukan upaya pencarian, namun belum membuahkan hasil. Selanjutnya, kejadian tersebut dilaporkan kepada Unit Siaga SAR Banggai Laut untuk mendapatkan bantuan pencarian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada Minggu pukul 07.08 WITA, Tim Rescue USS Banggai Laut bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB). Lokasi yang menjadi titik pencarian berada di perairan Banggai Kepulauan pada koordinat 1°36'51.88"S-123°50'8.02"T, dengan arah 92° ke timur dari USS Banggai Laut dan jarak lurus sekitar 20 nautical mile (NM), dengan estimasi waktu tempuh kurang lebih 1 jam 30 menit.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., mengatakan bahwa Tim SAR Gabungan saat ini telah bergerak menuju lokasi yang menjadi titik pencarian untuk melakukan penyisiran dan mencari keberadaan ketiga korban.

“Setelah menerima laporan, kami langsung mengerahkan Tim Rescue USS Banggai Laut menuju lokasi yang diperkirakan menjadi titik pencarian. Kami akan terus melakukan upaya pencarian bersama seluruh unsur SAR yang terlibat dan mengoptimalkan seluruh sarana yang tersedia,” ujarnya.

Tiga orang yang dilaporkan hilang kontak tersebut masing-masing bernama Cardi Awir (43 tahun), Ansar Cardi (23 tahun), dan Adri Taksim (18 tahun). Ketiganya hingga saat ini masih dalam pencarian dan berstatus dalam pencarian (DP).

Operasi SAR melibatkan Tim Rescue USS Banggai Laut, Polairud, BPBD Banggai Laut, pihak keluarga, serta masyarakat. Dalam pelaksanaan pencarian, tim menggunakan RBB yang dilengkapi peralatan water rescue, peralatan navigasi dan komunikasi, serta peralatan medis dan evakuasi.

Kondisi cuaca di sekitar lokasi pencarian dilaporkan berawan dengan kecepatan angin berkisar antara 13 hingga 30 knot, tinggi gelombang sekitar 0,5 hingga 1,25 meter, dengan arah angin dari utara.

Muh. Rizal menambahkan, kondisi cuaca dan medan perairan menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan oleh tim dalam pelaksanaan pencarian.

“Kami mengimbau kepada seluruh unsur yang terlibat agar tetap mengutamakan keselamatan selama pelaksanaan operasi. Kami juga berharap informasi sekecil apa pun dari masyarakat terkait keberadaan korban dapat segera disampaikan kepada Tim SAR untuk membantu mempercepat proses pencarian,” tambahnya.

Tim SAR Gabungan akan terus melakukan pencarian terhadap ketiga korban sesuai dengan rencana operasi yang telah ditetapkan. Perkembangan pelaksanaan operasi SAR akan disampaikan lebih lanjut.(hmsfm)