Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Desa Silandau, Toli-Toli
Palu, 11 September 2026-Tim Gabungan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melaksanakan operasi pemadaman di Desa Silandau, Kecamatan Basidondo, Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Tengah, Kamis malam hingga Jumat dini hari (11/9/2026).
Operasi ini merupakan bagian dari dukungan Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu dalam penanganan Karhutla. Tim SAR dari Unit Siaga SAR Toli-Toli bersama unsur gabungan melakukan pemadaman pada area terdampak dengan luas sekitar 2 hektare.
Pemadaman dimulai pada Kamis (10/9) pukul 21.15 WITA. Tim menggunakan sejumlah peralatan, di antaranya fire truck, sprayer elektrik, kendaraan tangki air, serta peralatan pendukung lainnya.
Upaya pemadaman berlangsung hingga Jumat pukul 01.00 WITA. Tim gabungan berhasil memadamkan api di lokasi, kemudian kembali ke posko untuk melakukan monitoring.
Sebanyak 4 personel Basarnas terlibat dalam operasi ini bersama unsur BPBD Kabupaten Toli-Toli, Polsek Silandau, Koramil, serta masyarakat setempat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., CAI., C.Mtr., menyampaikan bahwa tim SAR tetap melakukan pemantauan setelah proses pemadaman selesai untuk memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap aman.
“Setelah api berhasil dipadamkan, tim tetap melakukan monitoring bersama unsur terkait untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul dan kondisi di sekitar lokasi tetap aman,” ujar Muh. Rizal.
Karhutla di Desa Silandau berada di sekitar akses jalan poros dan permukiman. Sebelumnya, asap dari kebakaran juga sempat mengganggu jarak pandang pengguna jalan serta berdampak pada lingkungan permukiman di sekitar lokasi.
Pada Jumat pukul 05.30 WITA, Tim Rescue Unit Siaga SAR Toli-Toli kembali ke Kantor dan melanjutkan siaga normal, sementara pemantauan terhadap kondisi lokasi tetap dilakukan melalui koordinasi dengan unsur terkait.
Operasi ini melibatkan berbagai peralatan, antara lain Rescue Car, dua unit truk tangki air, satu truk tangki BPBD, dua set SCBA, empat set APD, dua set sprayer, dua unit HT, peralatan navigasi, peralatan medis, dan peralatan evakuasi.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran saat membuka maupun membersihkan lahan. Pencegahan kebakaran menjadi tanggung jawab bersama, terutama pada kondisi cuaca yang dapat mempercepat penyebaran api.(hms)