Tim SAR Gabungan Cari Nelayan yang Jatuh dari Perahu di Perairan Pulau Kabetan
Tolitoli, 5 Oktober 2026-Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu melalui Unit Siaga SAR (USS) Tolitoli bersama unsur SAR gabungan melaksanakan operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan jatuh dari perahu saat memancing di perairan Pulau Kabetan, Kecamatan Ogodeide, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah.
Korban diketahui bernama Agus Salim (41). Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, korban pergi memancing pada Sabtu, 3 Oktober 2026 sekitar pukul 17.00 WITA. Sehari kemudian, Minggu, 4 Oktober 2026 sekitar pukul 16.32 WITA, seorang nelayan yang melintas di sekitar Pulau Kabetan menemukan perahu milik korban dalam kondisi kosong. Perahu tersebut kemudian ditarik menuju Pelabuhan Tolitoli.
Pihak keluarga bersama masyarakat dan nelayan setempat sebelumnya telah melakukan pencarian, namun korban belum ditemukan. Informasi kejadian kemudian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu dari pihak keluarga pada Minggu, 4 Oktober 2026 pukul 20.02 WITA.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada Senin, 5 Oktober 2026 pukul 06.45 WITA, Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing, pembagian tugas, serta penyampaian petunjuk keselamatan sebelum pencarian dimulai. Selanjutnya, pukul 07.00 WITA, pencarian dilakukan dengan membagi tim menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).
Dua SRU melakukan pencarian menggunakan RIB Basarnas dan Sea Rider Lanal Tolitoli. Masing-masing SRU menyisir area yang telah ditentukan berdasarkan rencana operasi dan kondisi di lapangan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., CAI. C. Mtr., mengatakan pencarian akan terus dilakukan bersama seluruh unsur yang terlibat dengan memperhatikan keselamatan personel.
“Kami bersama unsur SAR gabungan terus melakukan pencarian di area yang telah ditentukan. Semoga korban dapat segera ditemukan,” ujar Muh. Rizal.
Dalam operasi tersebut, unsur yang terlibat terdiri dari Tim Rescue USS Tolitoli sebanyak 3 orang, Lanal Tolitoli 8 orang, Brimob 6 orang, BPBD Tolitoli 5 orang, pemerintah desa, serta masyarakat dan nelayan setempat.
Adapun sarana dan peralatan yang digunakan meliputi RIB Basarnas, Sea Rider Lanal Tolitoli, Rescue Car, peralatan navigasi, peralatan water rescue, peralatan komunikasi, Palsar medis, dan Palsar evakuasi.
Operasi SAR masih berlangsung. Perkembangan pencarian akan disampaikan lebih lanjut sesuai hasil pelaksanaan operasi di lapangan.(hms)