Unit Siaga SAR Toli-Toli Laksanakan Siaga Khusus Pengamanan Lomba Dayung Perahu Naga

TOLI-TOLI-Unit Siaga SAR Toli-Toli melaksanakan siaga khusus pengamanan Lomba Dayung Perahu Naga yang digelar di Pantai Lalos, Kecamatan Galang, Kabupaten Toli-Toli, pada 12–13 September 2026.

Kegiatan pengamanan dilaksanakan mulai pukul 07.00 WITA hingga selesai sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam memberikan dukungan pencarian dan pertolongan selama kegiatan berlangsung.

Lomba Dayung Perahu Naga tersebut merupakan bagian dari proses penyaringan atlet dayung Kabupaten Toli-Toli sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 di Kabupaten Morowali.

Sebanyak 20 tim dayung dari seluruh Kabupaten Toli-Toli mengikuti perlombaan yang menggunakan sistem gugur. Perlombaan berlangsung di perairan Pantai Lalos dengan jarak lintasan lurus sejauh 500 meter.

Pada Sabtu (12/9/2026) pukul 07.00 WITA, perlombaan dibuka secara resmi oleh Bupati Kabupaten Toli-Toli yang dalam hal ini diwakili oleh Asisten I Sekretaris Daerah Kabupaten Toli-Toli. Selanjutnya, pada pukul 08.00 WITA, perlombaan resmi dimulai.

Koordinator Unit Siaga SAR Toli-Toli, Sayudi Yusuf Ginanjar, mengatakan personel SAR disiagakan di lokasi sebagai bentuk kesiapan dalam memberikan bantuan apabila terjadi kondisi yang membutuhkan pencarian dan pertolongan selama perlombaan.

“Kami menyiagakan personel dan peralatan SAR di lokasi untuk mengantisipasi apabila terjadi kondisi yang membutuhkan pertolongan. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat agar kegiatan dapat berjalan aman dan apabila terjadi keadaan darurat, respons dapat dilakukan dengan cepat,” ujar Sayudi.

Dalam kegiatan tersebut, Unit Siaga SAR Toli-Toli bersama unsur terkait melaksanakan pengamanan dan kesiapsiagaan di sekitar lokasi perlombaan. Unsur yang terlibat terdiri dari BASARNAS, BPBD Kabupaten Toli-Toli, Dinas Kesehatan, serta Direktorat Pol Air Polda Sulawesi Tengah Kabupaten Toli-Toli.

Untuk mendukung pelaksanaan siaga khusus, digunakan sejumlah sarana dan peralatan, yaitu 1 unit Rescue Car Double Cabin Basarnas, 1 unit ambulans Dinas Kesehatan, 1 unit Rubber Boat Basarnas, dan 1 unit Rubber Boat Lanal Toli-Toli Buol.

Kehadiran personel SAR di lokasi menjadi bagian dari kesiapsiagaan untuk memberikan respons apabila terjadi kondisi yang membutuhkan pencarian dan pertolongan selama kegiatan berlangsung.(hms)